Langsung ke konten utama
SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...

DAMPAK COVID 19 (Opini)

 Oleh: Mirham Imamsyah

Covid 19 kini menjadi artis yang mashur yang menduduki poling tertinggi kemashuran di seluruh penjuru bumi, dan telah berhasil mengganggu seluruh lini kehidupan saat ini, baik itu sosial, politik, ekonomi, pendidikan dan budaya, maupun agama semua sama rata ikut menjadi imbas dan dampak dari Covid 19.  berdasarkan rekam jejak dari Covid 19  tersebut tercatat pada tanggal 31 desember 2019  adalah awal dari kehadirannya di dunia ini yang bertempat di wuhan Cina. Siapa kira dan siapa sangka Covid 19 itu akan mampu menjadi tamu di seluruh negara yang ada di dunia ini, keberadaanya misteri namun asli, tak di undang namun mengusai itulah Covid 19.

Pergerakan Civid 19 terjadi begitu cepat dan merata, keberhasilannya mengganggu di setiap lini kehidupan kini terus berjalan, baik itu lini sosial yang mengakibatkaan silaturrahim di batasi, warung kopi sebagai tempat terhangat bagi mahasiswa dan mahasiswi untuk ngobrol dan diskusi serta memupuk rasa cinta dan kasih di tutup, ah Sarijan tak keren lagi, begitupun dengan kegiatan antar tetangga seperti bakar-bakar dan dan ngobrol di pinggir-pinggir atap rumah, sampai dengan main sepeda bagi anak-anak kecil di sore hari sebagai penghantar senja semua menjadi ikut terbatasi, dan yang tak kalah miris lagi sentimen publik begitu kuat, baik itu sentimen masyarakat kepada pemerintah dengan menyatakan bahwa pemerintah dan kaum berdasi memiliki rencana jahat dibalik Civid 19 ini ataupun juga sebaliknya pemerintah menuduh masyarakat yang tidak mau mengikuti aturan protokol Covid 19 itu sebagai golongan masyarakat yang keras kepala. Lini politik yang menyebapkan pemilihan umum serentak calon Bupati dan wakil Bupati di undur, permufakatan para elit partai mulai dari gerakan membantu masyarakat sampai soal bermufakat untuk bagi-bagi jabatan semua di batasi sehingga harus bermufakat secara onlin. Lini ekonomi yang mengakibatkan di bulan maret lalu tercatat rupiah terjadi penurunan yang begitu signifikan, tukang ojek yang biasanya mendapatkan hasil dari jasa menghantar bisa mencapai ratusan ribu perharinya namun asbab Covid 19 penghasilannya kini menurun begitu derastis bahkan perharinya tidak ada, begitu pula dengan pedagang asongan keliling yang biasanya meraih penghasilan puluhan ribu perharinya namun kini hanya cukup untuk beli permen dan yang tak kalah miris lagi betapa banyak orang yang harus kelaparan di dalam rumah karena di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Lini pendidikan yang mengakibatkan sekolah dan kampus di tutup, siswa siswi, mahasiswa mahasiswi di liburkan, sehingga berimbas pada proses tanggung jawab negara sebagaimana yang telah di amanatkan oleh Undang-Undang Dasar Tahun 1945 untuk mencerdaskan kehidupan generasi juga terbatasi,  apa sebetulnya yang di inginkan oleh Covid 19 ? apakah ini cara pergerakan Covid untuk mencetak generasi yang bodoh ? atau sebaliknya ? biarkan semua waktu dan setiap masing-masing hati nurani dan pikiran yang menjawab.

Begitu juga di lini kebudayaan yang mengakibatkan kegiatan-kegatan kebudayaan terbatasi misalnya Mbolo weki bagi masyarakat bima ketika hendak menikahi anaknya baik itu Mbolo weki yang dilakukan dengan masyarakat sekitar tempat tinggal maupun dengan keluarga besar. Lini keagamaan yang mengakibatkan kegiatan-kegiatan keagamaan ikut terbatasi, mulai dari masjid di tutup, ngaji dan tadarus berjamaah di batasi, kajian keagamaan di batasi, dan sampai dengan sholat idhul fitri dilakukan di rumah masing-masing dan tercatat selama sejarah puluhan bahkan ratusan tahun terakhir pelaksanaan sholat idhul fitri dirumah di tahun 2020 ini menjadi catatan sejarah pertama pelaksanaan sholat idhul fitri yang dilaksanakan di rumah.

Betapa keberadaan Covid 19 hari ini betul-betul menjadi penghambat di setiap lini kehupan saat ini, namun betapapun demikian adanya persoalan ini harus dan terus secara cepat dan tepat di atasi dengan cara gotong royong, mulai dari kaum elit dan si kaya, sampai di tataran kaum tereliminasi yang menikmati, semua harus secara kolektif berjuang dan berusaha untuk memberikan solusi terbaik atas persoalan yang di akibatkan oleh Covid 19 ini, karena tidak semua tantangan berarti tantangan jika itu mampu di hadapi dengan baik dan benar, dan tidak ada satupun penyakit yang Allah turunkan tanpa dengan Obatnya.

Sekian dan Terimakasih.

Komentar

  1. 888 Casino, Reno Nevada, USA - Mapyro
    This casino 고양 출장안마 is 1.5 속초 출장마사지 mi (1.4 경상남도 출장샵 km) from 양산 출장샵 the Reno-Tahoe International Airport and 8 miles (10 km) from the Hotel. The casino is open 24 hours  Rating: 경상남도 출장샵 7.3/10 · ‎10 votes

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merayakan Budaya, Menegakkan Aturan:  HMB UIN Malang Raih Juara Umum Pada Lomba Parade Budaya Maliki Festival 2025 Desember 19, 2025 Maliki Festival merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dema Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreativitas mahasiswa melalui berbagai cabang lomba bernuansa budaya, seperti fashion show busana adat daerah, pertunjukan tari tradisional dari berbagai wilayah, serta perlombaan lain yang berlangsung meriah dan sarat nilai kebudayaan. Dalam pelaksanaannya, muncul persoalan terkait penetapan juara, bukan disebabkan oleh ketidaktransparanan penilaian, melainkan akibat kurangnya ketelitian panitia dalam melakukan verifikasi administrasi peserta. Ditemukan adanya peserta yang berasal dari instansi lain dan sempat diloloskan hingga meraih juara, padahal dalam petunjuk teknis (juknis) telah ditegaskan bahwa peserta harus merupakan mahasiswa aktif Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal ini ...

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi By: Liputan HMB    Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) untuk periode kepengurusan 2018/2019 yang dilantik seminggu lalu baru saja melaksanakan rapat kerja yang diadakan pada hari Jumat, 16 februari 2018 dan bertempat di kampus Uin Maulana Malik Ibrahim Malang tercinta. Rapat kerja ini selain dihadiri oleh pengurus juga dihadiri tim Formatur HMB, salah satunya saudara Eman Suherman sebagai pendamping dan tentunya yang akan memberikan kritik dan saran kepada pengurus. Mengingat betapa pentingnya rapat kerja itu sendiri. Rapat kerja dapat dikatakan sebagai langkah awal untuk menetapkan program-program yang telah dirancang oleh masing-masing divisi untuk dirembuk bersama, kemudian berdasarkan hasil diskusi forum akan disepakati apakah dilaksanakan atau tidak? Mengutip dari Eman Suherman (Ketua Umum HMB periode 2015/2016) "Rapat kerja ini sangat krusial untuk dilakukan dan jika dapat dikatakan wajib terutama pada awal pe...

SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER

  SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER (pengkaderan HMB UIN Malang angkatan 2022) Oleh: La Gangga Pengkaderan merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh setiap organisasi disetiap periodenya, pengkaderan merupakan kegiatan peresmian masuknya angkatan baru yang ditandai dengan ikrar dan pembaiatan. Pengkaderan merupakan kegiatan sakral yang memang harus ada dan itu membuktikan bahwa organisasi masih hidup dan berkelanjutan, karena yang dikader adalah orang-orang (angkatan) baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan didalam organisasi tersebut. Seperti organisasi pada umunya, HMB UIN Malang pada setiap periodenya melakukan kegiatan pengkaderan. Tujuan dari diadakannya pengkaderan ini adalah untuk membentuk karakter kader agar menjadi kader yang berkualitas dan unggul serta mampu beradaptasi dengan persoalan-persoalan yang akan dihadapi oleh HMB dimasa yang akan datang, namun selain daripada itu mengingat HMB adalah organisasi yang berasaskan kekeluargaan, makan ...