Langsung ke konten utama
SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...

BELAJAR DARI MUSIBAH (Opini)

 Oleh: Nadia

Saat ini dunia benar-benar tengah diguncang oleh musibah corona, kesedihan, ketakutan, dan kecemasan hampir semuanya merasakan. Kematian dimana-dimana rumah sakit penuh oleh pasien yang terinfeksi virus covid-19, para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani para pasien yang terinfeksi harus merelakan keselamatan dirinya demi menjalankan tugasnya. Wabah corona adalah salah satu musibah yang Allah timpakan pada seluruh umat manusia diseluruh dunia.

            Musibah adalah takdir Allah yang mana bagi orang-orang kafir sebagai azab dan bagi orang-orang mukmin adalah  bentuk kasih sayang Allah SWT. salah satunya sebagai ujian keimanan. Adanya wabah corona merupakan tanda kebesaraan Allah SWT, untuk menguji kesabaran dan ketakwaan hamba-hamba-Nya. Bagaimana mereka dapat mengendalikan rasa takut dan kekhawatirannya tanpa mengurangi ketakwaannya kepada Allah SWT serta terus memperbaiki diri maka mereka adalah hamba yang lulus dari ujian itu. Samahalnya dengan pelajar, kelulusannya diawali dengan serangkaian ujian yang menguras tenaga dan fikiran, barulah ia dikatakan berhasil.

            Setiap mukmin diharapkan dapat lulus dari ujian covid-19 ini. Tentunya harus terus berikhtiar semaksimal mungkin menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan dan yang paling utama adalah terus berdoa memohon pertolongan pada Allah SWT. Banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari musibah ini. Jika sebelumnya kita menyepelekan mencuci tangan sebelum makan kini mencuci tangan menjadi suatu keharusan yang kita lakukan guna terhindar dari terpapar virus corona.

            Adanya virus corona memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia, banyak orang yang sibuk bekerja memperkaya diri mereka dengan dunia sampai lupa beribadah tapi sekarang untuk sekedar melewati pagar rumahnya pun merasa enggan. Yang merasa berat untuk sekedar mengulurkan tangannya untuk membantu saudaranya kini berbondong-bondong untuk menyumbang dan berdonasi dimana-mana.

            Tempat ibadah ditutup, sekolah ditutup, kampus ditutup, kantor ditutup semuanya tutup, tapi pintu rahmat dan ampunan Allah SWT. tidak pernah tertutup untuk hamba-hamba-Nya yang mau mendekat dan memohon ampun atas segala kekhilafannya. Masjid ditutup mengajarkan manusia indahnya sholat berjamaah, mendengarkan khutbah sholat jum’at dan betapa kita merindukan bersujud di dalamnya. Tempat pendidikan ditutup membuat kita menyadari ruang kelas yang biasanya kita seringkali merasa bosan, mengantuk, dan tidak ingin berlama-lama di dalamnya kini sangat sayang untuk dilewatkan, mendengar dan beratatap muka secara langsung dengan guru dan teman untuk belajar bersama.

            Musibah tidak selalu tentang hal buruk yang merugikan pasti ada hikmah dan pembelajaran yang bisa kita ambil dari itu semua. Memang wabah virus corona membuat perekonomian dunia merosot tapi jika dengan itu membuat manusianya menyadari harta bukan segalanya, dunia bukanlah akhir dari kehidupan ini, kenapa harus menyalahkan takdir ?. Mari belajar untuk untuk bersabar dalam menghadapi kesulitan yang ada, belajar untuk tetap bersyukur walau kesusahan, dan berserah diri kepada Allah SWT. “Dan sungguh akan kami beri cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar” (QS. Al Baqarah:155).

 

 

 

 

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

“Hari ini kamu boleh merasakan kesusahan dalam hidup mu tapi jangan pernah hilang harapan  untuk bangkit dan meraih mimpi dan masa depan yang membahagiakan”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merayakan Budaya, Menegakkan Aturan:  HMB UIN Malang Raih Juara Umum Pada Lomba Parade Budaya Maliki Festival 2025 Desember 19, 2025 Maliki Festival merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dema Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreativitas mahasiswa melalui berbagai cabang lomba bernuansa budaya, seperti fashion show busana adat daerah, pertunjukan tari tradisional dari berbagai wilayah, serta perlombaan lain yang berlangsung meriah dan sarat nilai kebudayaan. Dalam pelaksanaannya, muncul persoalan terkait penetapan juara, bukan disebabkan oleh ketidaktransparanan penilaian, melainkan akibat kurangnya ketelitian panitia dalam melakukan verifikasi administrasi peserta. Ditemukan adanya peserta yang berasal dari instansi lain dan sempat diloloskan hingga meraih juara, padahal dalam petunjuk teknis (juknis) telah ditegaskan bahwa peserta harus merupakan mahasiswa aktif Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal ini ...

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi By: Liputan HMB    Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) untuk periode kepengurusan 2018/2019 yang dilantik seminggu lalu baru saja melaksanakan rapat kerja yang diadakan pada hari Jumat, 16 februari 2018 dan bertempat di kampus Uin Maulana Malik Ibrahim Malang tercinta. Rapat kerja ini selain dihadiri oleh pengurus juga dihadiri tim Formatur HMB, salah satunya saudara Eman Suherman sebagai pendamping dan tentunya yang akan memberikan kritik dan saran kepada pengurus. Mengingat betapa pentingnya rapat kerja itu sendiri. Rapat kerja dapat dikatakan sebagai langkah awal untuk menetapkan program-program yang telah dirancang oleh masing-masing divisi untuk dirembuk bersama, kemudian berdasarkan hasil diskusi forum akan disepakati apakah dilaksanakan atau tidak? Mengutip dari Eman Suherman (Ketua Umum HMB periode 2015/2016) "Rapat kerja ini sangat krusial untuk dilakukan dan jika dapat dikatakan wajib terutama pada awal pe...

SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER

  SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER (pengkaderan HMB UIN Malang angkatan 2022) Oleh: La Gangga Pengkaderan merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh setiap organisasi disetiap periodenya, pengkaderan merupakan kegiatan peresmian masuknya angkatan baru yang ditandai dengan ikrar dan pembaiatan. Pengkaderan merupakan kegiatan sakral yang memang harus ada dan itu membuktikan bahwa organisasi masih hidup dan berkelanjutan, karena yang dikader adalah orang-orang (angkatan) baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan didalam organisasi tersebut. Seperti organisasi pada umunya, HMB UIN Malang pada setiap periodenya melakukan kegiatan pengkaderan. Tujuan dari diadakannya pengkaderan ini adalah untuk membentuk karakter kader agar menjadi kader yang berkualitas dan unggul serta mampu beradaptasi dengan persoalan-persoalan yang akan dihadapi oleh HMB dimasa yang akan datang, namun selain daripada itu mengingat HMB adalah organisasi yang berasaskan kekeluargaan, makan ...