Oleh: Eman Suherman
Teruntuk Baramuda: kaum
muda-intelektual pelajar mahasiswa.
Jalan juang ini. Kita mulai dari
deretan asa para kawula baramuda kita
Iya, Himpunan Mahasiswa Bima
familiarnya.
Sebuah organisasi daerah, sederhana
& dengan tujuan yang insyaAllah bermanfaat untuk sesama
Jadi, izinkan saya menuliskan betapa
istimewanya Allah menggerakkan hati-hati kita
Dalam berproses merangkai ragam
kegiatan yang ada
Walau terkadang kita lelah, apalagi
saat menumpuknya deadline tugas kuliah
Ditambah urusan organisasi lainnnya
yang jua minta jatah
Tetaplah kita bersama untuk
menyatukan berbagai rasa
Dari berbagai rasa inilah yang menumbuhkan
beragam asa
Asa yang sejatinya mengandung makna
didalamnya
Makna yang membawa kita pada
berbagai sekumpulan cerita bersama
Iya, begitupun kisah yang menyatukan
jiwa-jiwa kita
Maka sinergikanlah hati dan jiwa, jua
satukanlah langkah kita
Dalam bersungguh-sungguh berupaya
yang terbaik melalui Himpunan Mahasiswa Bima
Manfaatkan kesempatan untuk bergerak
meski sekecil apapun yang ada
Bergeraklah untuk menggerakkan
dengan sejuta kontribusi bersama
Tak lupa jagalah marwah Dana Mbojo
dari semua sisi yang ada
Baik bahasa, akhlak, tingkah laku,
nilai luhur maupun kultural budaya
Walau nun jauh dari kampung halaman,
yakni di rantauan Kota Malang
Gunakanlah bahasa daerah kita saat
berkumpul bersama
Aplikasikanlah himpunan ini untuk
meraih asa dan marilah wujudkan segala cita- cita
Dimana HMB bagaikan sebuah kolam
berenang dan lautnya adalah bumi Bima
Maka pelajarilah cara berenang yang
baik untuk mengarungi lautan kehidupan sesungguhnya
Agar saat terjun di masyarakat dapat
membangun peradaban daerah yang lebih terarah
Pun sebagai bukti cinta dan peduli
atas sebuah rasa untuk tanah tercinta kita.
Sebagaimana saya pernah mengabdi
dalam mengemban sebuah amanah
Maka jadilah kita sebagai pembelajar
yang tidak hanya bertujuan kuliah
Namun juga, pelajari cara menjadi
seorang pemimpin agar kelak kita bisa mudah diterima
Dalam memimpin multikultural
masyarakat seyogyanya di ranah Bima
Jeda pena, berhenti sejenak sebelum
melangkah kembali
Dan jikapun memang menjadi akhir
untuk mati,
maka tangan- tangan generasi baru
akan melanjutkan esok hari
“Katahoku
Wekiku Sura Dou Mori Na Labo Dana”
Biarkan aku digarda depan asalkan untuk kepentingan
orang banyak dan negeri
Pun sebagaimana Firman Allah dalam
Q.S Al-Hujurat ayat 9-13,
Sehingga tereaktualisasinya nilai-
nilai menuju kehidupan bermasyarakat
Komentar
Posting Komentar