Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020
SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...

COVID-19 ; KONSPIRASI ATAU MUSIBAH? (Opini)

 Oleh: Siti Rahmatillah Akhir-akhir ini media dan seluruh lapisan masyarakat dunia tak henti-hentinya untuk membicarakan tentang virus corona. Bahkan munculnya virus corona ini mampu mengubah pola hidup masyarakat khususnya Indonesia ; dimulai dari yang awalnya melakukan aktivitas di luar rumah kini dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Dan keluar rumah hanya untuk keperluan yang penting saja. Kemudian dianjurkan pakai masker, cuci tangan, jaga jarak satu atau dua meter, isolasi diri selama 14 hari setelah melakukan perjalanan, dan menjaga imunitas diri. Dan mungkin kita bertanya-tanya khususnya bagi masyarakat awam yang hidup di daerah-daerah terpencil, atas dasar apa kebijakan-kebijakan tersebut dikeluarkan baik oleh pemerintah itu sendiri maupun oleh protokol kesehatan. Untuk mengetahui alasan kenapa perlu adanya kebijakan yang demikian, kita harus pahami dulu bagaimana proses penyebaran covid-19 ini. Proses penyebaran covid-19 ini terjadi melalui saluran droplet atau percik...

BELAJAR DARI MUSIBAH (Opini)

 Oleh: Nadia Saat ini dunia benar-benar tengah diguncang oleh musibah corona, kesedihan, ketakutan, dan kecemasan hampir semuanya merasakan. Kematian dimana-dimana rumah sakit penuh oleh pasien yang terinfeksi virus covid-19 , para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani para pasien yang terinfeksi harus merelakan keselamatan dirinya demi menjalankan tugasnya. Wabah corona adalah salah satu musibah yang Allah timpakan pada seluruh umat manusia diseluruh dunia.             Musibah adalah takdir Allah yang mana bagi orang-orang kafir sebagai azab dan bagi orang-orang mukmin adalah   bentuk kasih sayang Allah SWT. salah satunya sebagai ujian keimanan. Adanya wabah corona merupakan tanda kebesaraan Allah SWT, untuk menguji kesabaran dan ketakwaan hamba-hamba-Nya. Bagaimana mereka dapat mengendalikan rasa takut dan kekhawatirannya tanpa mengurangi ketakwaannya kepada Allah SWT serta terus memperbaiki diri maka mer...

DAMPAK COVID 19 (Opini)

 Oleh: Mirham Imamsyah Covid 19 kini menjadi artis yang mashur yang menduduki poling tertinggi kemashuran di seluruh penjuru bumi, dan telah berhasil mengganggu seluruh lini kehidupan saat ini, baik itu sosial, politik, ekonomi, pendidikan dan budaya, maupun agama semua sama rata ikut menjadi imbas dan dampak dari Covid 19.   berdasarkan rekam jejak dari Covid 19   tersebut tercatat pada tanggal 31 desember 2019   adalah awal dari kehadirannya di dunia ini yang bertempat di wuhan Cina. Siapa kira dan siapa sangka Covid 19 itu akan mampu menjadi tamu di seluruh negara yang ada di dunia ini, keberadaanya misteri namun asli, tak di undang namun mengusai itulah Covid 19. Pergerakan Civid 19 terjadi begitu cepat dan merata, keberhasilannya mengganggu di setiap lini kehidupan kini terus berjalan, baik itu lini sosial yang mengakibatkaan silaturrahim di batasi, warung kopi sebagai tempat terhangat bagi mahasiswa dan mahasiswi untuk ngobrol dan diskusi serta memupuk rasa c...

IKTIBAR DIBALIK COVID-19 (Opini)

 Oleh: Ikhwanur Rahmah Corono Virus Disease 2019 atau yang lebih familiar dengan sebutan Covid-19 merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Novel Coronavirus atau virus corona jenis baru. Virus ini dapat menyerang paru-paru hingga menyebabkan kematian bagi setiap orang yang terinfeksi. Menurut organisasi Kesehatan dunia atau yang biasa dikenal dengan singkatan WHO ( World Health Organization ), virus ini menyebar melalui droplet yang dikeluarkan oleh orang yang sudah terinfeksi ketika mereka bersin, batuk ataupun berbicara. Droplet tersebut kemudian mengenai benda atau permukaan yang mana jika disentuh oleh orang sehat lalu mereka menyentuh mata, hidung atau mulut, maka dapat dipastikan orang tersebut akan terinfeksi virus ini. Beberapa bulan berlalu sejak awal munculnya virus corona akhir tahun 2019 lalu, tatanan kehidupan masyarakat dunia berubah drastis 180 o . Di tengah semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 yang sama sekali tidak bisa dianggap remeh, seb...

"MASIH" TENTANG CORONA (Puisi)

Oleh: Sjafruddin Mahesa  Oii, ini bukan salah Penguasa Bukan pula Corona Manusia telah jauh dari Tuhannya Corona dimana-mana   Lihatlah Pembodohan Media, ditipu Penguasa Rakyat bisa apa ? Pehaka ? Iya ! Ah, omong kosong semua     Hei ! Bukan itu saja Kata Pak Tua Hanya ditanah kita, patuh kepada Penguasa dicap durjana Manusia berani menjauh dari Tuhannya, takut Corona   Diluar sana, rakyat menutut Penguasa Kami taku Corona, tak bisa hidup dengannya Hei kau Penguasa, Berita Corona, kami tak makan karenanya Picik anda semua   Hahaha, ini dia Jeritan Pak Tua, dia bukan siapa-siapa Jasad tak lagi muda, melawan pun tak bisa Corona bersamanya

UNGKAPAN HATI DI TENGAH PANDEMI (Puisi)

 Oleh: Siti Rahmatillah Perihal rindu Yang gagal bertemu Karena ujian dan cobaan Tapi itu hal yang membahagiakan   Pertanda kasih sayang Tuhan Akan didapatkan Uji kesabaran berbuah kekuatan Juga keimanan yang ditingkatkan   Hati berkata di tengah pandemi Semoga wabah ini mampu untuk dilewati Ada banyak pertemuan yang dinanti Demi mengobati rindu yang membuncah dalam diri   Untuk saat ini, bukan hanya rindu yang tak terobati Pendidikan dan perekonomianpun terjangkit dengan adanya pandemic ini Semua berjarak namun bertepi Hanyalah doa yang menjadi pengobat bagi diri         Doa agar kita terlindungi oleh yang Maha Menghendaki Mengharap pada-Nya agar semua ini selesai Bumi normal kembali Dan siap mengobati semua yang tersakiti saat pandemi   Tetap semangat, jangan menyerah Berbahagialah Aka nada hikmah untuk ini semua Dari-Nya yang Maha Kuasa

PERGILAH (Puisi)

 Oleh:  Achmad Rizqullah Kau datang hanya membawa masalah Yang tak kunjung ada pemecahnya Membuat pembatas antara aku dengan dia Dan seluruh roda terhenti   Semakin lama kau di sini masalah takan pernah hilang Ku harap kau lekas pergi Pergilah dan jangan pernah kembali Agar roda kembali berputar

KENANGAN (Puisi)

 Oleh: M. Ridwan Kota malang,  aku suka dengan kota ini Kota yang mempunyai banyak kenangan   Mengenal sosok gadis cantik, berjubah panjang Yah, aku memanggil dengan sebutan dia   Dia yang mengharubiru Dia yang sarat makna Dia yang membawa kesejukan Saat barisan tugas membelenggu hari   Tak ada kenangan seindah Malang Sejuta rasa tertumpah Bersama deru asa yang membumbung tinggi Berarak bersama mimpi untuk menjadi nyata

Covid 19 (Puisi)

 Oleh: Putri Diremehkan, diacuhkan, disepelekan   sekarang tumbuh menyusahkan setiap hari, setiap waktu, insan tumbang terkalahkan tak pandang bulu si miskin, si kaya, pemimpin, ajudan hingga tuna wisma tersapu dan terjangkit olehnya negriku melarat,tunduk tampa syarat teman,sahabat hingga sanak saudara terpaksa jaga jarak agar tak terpapar wabah bumiku sakit negriku amburadur masa depanku diujung tanduk ku akui kau hebat tapi, tak akanku biarkan berlarut sedihku kusudahi amunisi tlah kuisi bersama dengan sujudku ikhtiar menengadah dan melantunkan doa kepada sang penguasa jagat raya dengarlah! Kami tak pernah diam sekarang dan seterusnya mustaid berperang bersiaplah corona! Akan kami bumihanguskan kau!

New Normal Katanya (Puisi)

 Oleh: Nur Ayu Annisah Virus Coron a namanya Makhluk kecil yang tak kasat mata Yang sangat ditakuti oleh ribuan jiwa dibelahan dunia Wabah menular yang tak berwujud adanya Yang setiap harinya meregang nyawa manusia disetiap negara   Sebab Virus Corona Semuanya berdampak karena penyebarannya Sepinya jalan raya yang tak seperti biasanya Gedung sekolah yang tak berpenghuni oleh siswa Pedagang kaki lima nyaris tak bisa menafkahi anak istrinya   New normal katanya… Tempat wisata makin padat pengunjungnya Namun tempat beribadah dianjurkan untuk dirumah saja Super market dibuka, masyarakat berbondong untuk berbelanja Begitulah realita keadaannya di Negara kita   Masih tentang Virus Corona Angka kematian makin meningkat di Indonesia Masyarakat pun masih santai dengan aktivitasnya Protokol kesehatan diabaikan begitu saja Tanpa ada rasa bersalah sedikitpun dalam dirinya   Yahh, begitu mirisnya bangsa kita Pejabat Negara m...

Dampak COVID-19 (Puisi)

 Oleh: M. Ardiansyah Dia bernama corona Dan terkadang juga disebut dengan COVID-19 Merupakan sebuah virus yang menakutkan bagi manusia Dan bahkan dunia.   Berawal dari sebuah kota di china Kota yang awalnya penuh dengan kebahagian Dan sekarang seakan-akan kebahagiaan itu lari dari kota tersebut Yaa, semuanya karena virus corona   Virus yang menghantui seluruh umat Yang tak memandang kaum muda ataupun kaum tua Yang tak memandang kaum elit ataupun kaum bawahan Bahkan dunia sekalipun terhantui karena virus corona   Dan sekarang dunia hanya bisa berdoa Semoga tuhan segera menghilangkan virus corona Bukan untuk apa dan siapa Melainkan hanya ingin menemukan kebahagian dan senyuman yang sempat hilang

CORONA MENYAPA DUNIA JANGAN LUPA DZIKIR DAN DO’A (Puisi)

 Oleh: Mirham Imamsyah Berjuta penghalang udah biasa mari kita bersama untuk menata walau sejuta penghalang di depan mata. Cegah corona dengan senjata, do’a dan usaha adalah kuncinya. Tetaplah percaya bahwa corona adalah skenarioNya Allah Ta’ala, agar hambaya selalu mendekatNya. Cegah Corona dengan dzikir dan do’a agar kita mendapatkan Ridhonya Allah Ta’ala. Tetap beraktifitas bukanlah nekat, tapi upaya mendekat, biar kita selamat dunia akhirat.

Corona dan perangai tuan-tuanku (Puisi)

 Oleh: M. Umar Saatku teduh disana, aku disuruh pulang kalaku nyaman disana, aku diusir pulang Aku pulang diantar dan yang mengantar tak berwujud dimata Kucoba cari tahu namanya Tibaku tak disambut, hadirku pun   tak dinanti Mereka buang muka dan daku diasingkan diruang hampa Letihku Mencuri-curi keramaian kala senja Dicelah-celah dinding kamar tua Malam dirasa lama dalam hening kesendirian Telinga bosan tak lagi mau mendengar mata pun jenuh mengeja Karna disini, disana,   dimaya dan nyata Corona memerankan tema bicara, lagi dan lagi. Lingkaran sang mentari nampak paripurna Seiring Daku mendengar gema tuturan anak muda Menolak   nasinya tanpa garam Menafikkan nasinya tampa teri murahan Bundanya lirih menyambut tuturannya “Nak, pasar diujung desa tak lagi tampak” Sontakku ingin mendobrak dinding lapuk kamarku Lalu mengingatkan, “bukan pasar tapi sekolah yang tak lagi tampak” Sebentar terdengar lagi bisikan lirih sang bunda “Bu...

Aset Pemuda HMB untuk Bumi “Dana Mbojo” (Puisi)

 Oleh: Eman Suherman Teruntuk Baramuda: kaum muda-intelektual pelajar mahasiswa. Jalan juang ini. Kita mulai dari deretan asa para kawula baramuda kita Iya, Himpunan Mahasiswa Bima familiarnya. Sebuah organisasi daerah, sederhana & dengan tujuan yang insyaAllah bermanfaat untuk sesama Jadi, izinkan saya menuliskan betapa istimewanya Allah menggerakkan hati-hati kita Dalam berproses merangkai ragam kegiatan yang ada Walau terkadang kita lelah, apalagi saat menumpuknya deadline tugas kuliah Ditambah urusan organisasi lainnnya yang jua minta jatah Tetaplah kita bersama untuk menyatukan berbagai rasa Dari berbagai rasa inilah yang menumbuhkan beragam asa Asa yang sejatinya mengandung makna didalamnya Makna yang membawa kita pada berbagai sekumpulan cerita bersama Iya, begitupun kisah yang menyatukan jiwa-jiwa kita Maka sinergikanlah hati dan jiwa, jua satukanlah langkah kita Dalam bersungguh-sungguh berupaya yang terbaik melalui Himpunan Mahasiswa Bima ...