Memperingati Maulid Nabi Adalah Reprentasi Cinta Kepada Nabi Muhammad SAW
oleh: La_Gangga
Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi terakhir yang diutus
oleh Allah di tengah umat manusia sebagai Rahmatan
lil alamin (rahmat bagi alam semesta). Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah merupakan rukun iman yang keempat, dan wajib bagi umat Islam untuk mengimani
hal tersebut. Nabi Muhammad merupakan penutup para Nabi dan tidak ada lagi Nabi
setelahnya, bagi siapa pun yang mengakui dirinya sebagai Nabi setelah Nabi Muhammad,
maka ia bukan Nabi Allah melainkan Nabi palsu dan ia akan mendapatkan siksa
yang amat pedih di hadapan Allah SWT.
Nabi Muhammad adalah seorang Nabi agung pembawa jalan
yang lurus, pembawa tuntunan yang benar, semua perkataan dan perbuatannya
merupakan teladan yang benar bagi seluruh umat manusia. Mencintai Nabi Muhammad
merupakan kewajiban bagi setiap muslim, salah satu yang menjadi buktinya adalah
ketika ada seseorang yang ingin memeluk agama Islam, maka ia wajib bersaksi
bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Bersholawat kepada
Nabi Muhammad merupakan perbuatan yang bernilai ibadah, siapa saja yang rajin
bersholawat kepada Nabi dan menjalankan sunnah-sunnahnya, maka ia akan
memperoleh syafaat yang akan menolongnya di akhirat kelak.
Seluruh umat muslim dunia akan memperingati hari lahir Nabi
Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penggalan hijriah, atau yang biasa
dikenal dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Banyak cara yang umat muslim lakukan untuk memperingati maulid Nabi, ada yang menyebarkan kartu
ucapan melalui media-media sosial sebagai bentuk peringatan antar sesama muslim,
ada yang memperingatinya dengan cara bersholawat, ada yang mengisinya dengan kajian keislaman, doa
bersama dan lain-lain.
Himpunan mahasiswa Bima UIN Malang (HMB UIN Malang) dan
ikatan mahasiswa kota Bima Malang (IMKOBI Malang) melakukan kajian keislaman
dalam rangka memperingati maulid dan juga sebagai wujud cintanya kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan kajian keislaman
ini dilakukan pada sore (ba’da ashar) hari Minggu tanggal 09 Oktober 2022
di masjid Ta’aroful Muslimin kota Malang. kajian keislaman diisi oleh ustadz Ihza
Fauzan, tema yang diangkat adalah “Mewujudkan generasi masa kini yang
meneladani sifat dan perilaku Nabi hingga meraih cinta Ilahi Robbi”.
Melalui kegiatan ini diharapkan anggota dari HMB dan
IMKOBI dapat memetik beberapa makna, adapun di antaranya:
Pertama adalah nilai spiritual. Setiap
anggota yang hadir diharapkan mampu
menumbuhkan dan menambah rasa cintanya kepada Nabi Muhammad SAW melalui peringatan
maulid ini. Rasa gembira terhadap kelahiran Nabi SAW
merupakan wujud rasa cinta dan penghormatan terhadap Nabi pembawa rahmat bagi
seluruh alam ini.
Kedua,
nilai moral. Nilai moral dapat dipetik
dengan cara
menyimak akhlak terpuji dalam kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Mengamalkan sifat-sifat terpuji dari
Nabi SAW merupakan salah satu tujuan dari diutusnya Nabi SAW. Dalam kajian keislaman mengenai Nabi Muhammad ini,
kita juga bisa mendapatkan
nasehat dan pengarahan mengenai teladan
dari Nabi Muhammad sehingga kita tetap berada dalam tuntunan
dan bimbingan yang benar.
Ketiga,
nilai persatuan. Dalam
kegiatan memperingati maulid Nabi ini kita secara bersama-sama berkumpul dan
menjalin silaturahmi, sehingga diharapkan tali persaudaraan antar
sesama anggota semakin solid dan
hubungan antara HMB dan IMKOBI semakin erat.
Semoga dengan memperingati maulid Nabi, rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad semakin besar, kita mampu menjadi umat yang selalu mengingatnya dengan cara bersholawat, menjalankan sunnah-sunnahnya dan meneladani sifat-sifatnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan semoga kita semua tergolong umat Nabi Muhammad yang mendapatkan syafaatnya di akhirat kelak.
Malang, 09 Oktober 2022.



Komentar
Posting Komentar