Langsung ke konten utama
SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...

DO'A DAN KULTUM: CARA MENGHINDARI RINTANGAN DAN COBAAN DARI URUSAN DUNIAWI


Foto Bersam

Jum’at (27/2) lalu diadakan kegiatan yasinan serta kultum dan do’a bersama oleh Himpunan Mahasiswa Bima. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang keagamaan. Selain daripada mempererat silaturrahmi antar sesama keluarga besar HMB, tentunya kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun generasi Himpunan Mahasiswa Bima yang religius dan taat dalam beragama. Acara ini dimulai pada pukul 20.15 WIB yang dimoderatori oleh ketua bidang keagamaan sendiri yaitu saudara Syauqi Alfan. Kegiatan berjalan dengan lancar yang diawali dengan pembacaan surat yasin bersama, dipimpin oleh saudara Rasul. Kemudian di lanjutkan dengan penyampaian kultum yang disampaikan oleh saudara Ridwan.

Kultum tersebut disampaikan bahwasanya hidup itu bukan untuk mencintai dunia yang bersifat fana (sementara), akhiratlah tujuan kita, sebab akhirat itu adalah kekal. Cara menghindari rintangan dan cobaan dari urusan duniawi merupakan tema dalam kultum tersebut. Salah satunya adalah dengan menghindari hal-hal duniawi dan mencintainya secara berlebihan. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW: “Barang siapa yang mencintai dunia maka ia merugikan akhirat dan barang siapa yang mencintai akhirat ia merugikan dunia. Dan pilihlah yang kekal daripada yang akan binasa”. Dari hadist ini, kita dapat memahami bahwa ketika kita memilih dan mencintai dunia yang fana, maka rugilah akhirat kita yang kekal. Dan jika begitu pula sebaliknya. Tinggal memilih saja, yang akan binasa atau yang kekal ?
Rangkaian acarapun berlanjut dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua umum dan senior Himpunan Mahasiswa Bima, saudara Rizki dan Mirham Imamsyah. Selanjutnya do’a dan penutup oleh ketua bidang keagaamaan. Acarapun berjalan lancar dengan ditemani rintik-rintik hujan yang menambah kesan khidmat dalam acara yasinan serta kultum dan do’a bersama tersebut. Kegiatan diakhiri pada pukul 21.05 WIB dan ditutup acara dengan foto bersama.(Liputan HMB).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merayakan Budaya, Menegakkan Aturan:  HMB UIN Malang Raih Juara Umum Pada Lomba Parade Budaya Maliki Festival 2025 Desember 19, 2025 Maliki Festival merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dema Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreativitas mahasiswa melalui berbagai cabang lomba bernuansa budaya, seperti fashion show busana adat daerah, pertunjukan tari tradisional dari berbagai wilayah, serta perlombaan lain yang berlangsung meriah dan sarat nilai kebudayaan. Dalam pelaksanaannya, muncul persoalan terkait penetapan juara, bukan disebabkan oleh ketidaktransparanan penilaian, melainkan akibat kurangnya ketelitian panitia dalam melakukan verifikasi administrasi peserta. Ditemukan adanya peserta yang berasal dari instansi lain dan sempat diloloskan hingga meraih juara, padahal dalam petunjuk teknis (juknis) telah ditegaskan bahwa peserta harus merupakan mahasiswa aktif Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal ini ...

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi

Ekspedisi, Langkah Awal Rekonstruksi By: Liputan HMB    Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) untuk periode kepengurusan 2018/2019 yang dilantik seminggu lalu baru saja melaksanakan rapat kerja yang diadakan pada hari Jumat, 16 februari 2018 dan bertempat di kampus Uin Maulana Malik Ibrahim Malang tercinta. Rapat kerja ini selain dihadiri oleh pengurus juga dihadiri tim Formatur HMB, salah satunya saudara Eman Suherman sebagai pendamping dan tentunya yang akan memberikan kritik dan saran kepada pengurus. Mengingat betapa pentingnya rapat kerja itu sendiri. Rapat kerja dapat dikatakan sebagai langkah awal untuk menetapkan program-program yang telah dirancang oleh masing-masing divisi untuk dirembuk bersama, kemudian berdasarkan hasil diskusi forum akan disepakati apakah dilaksanakan atau tidak? Mengutip dari Eman Suherman (Ketua Umum HMB periode 2015/2016) "Rapat kerja ini sangat krusial untuk dilakukan dan jika dapat dikatakan wajib terutama pada awal pe...

SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER

  SIAP MASUK HMB BERARTI JUGA HARUS SIAP DIKADER (pengkaderan HMB UIN Malang angkatan 2022) Oleh: La Gangga Pengkaderan merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh setiap organisasi disetiap periodenya, pengkaderan merupakan kegiatan peresmian masuknya angkatan baru yang ditandai dengan ikrar dan pembaiatan. Pengkaderan merupakan kegiatan sakral yang memang harus ada dan itu membuktikan bahwa organisasi masih hidup dan berkelanjutan, karena yang dikader adalah orang-orang (angkatan) baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan didalam organisasi tersebut. Seperti organisasi pada umunya, HMB UIN Malang pada setiap periodenya melakukan kegiatan pengkaderan. Tujuan dari diadakannya pengkaderan ini adalah untuk membentuk karakter kader agar menjadi kader yang berkualitas dan unggul serta mampu beradaptasi dengan persoalan-persoalan yang akan dihadapi oleh HMB dimasa yang akan datang, namun selain daripada itu mengingat HMB adalah organisasi yang berasaskan kekeluargaan, makan ...