SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...
Sabtu 20 Februari 2020, Himpunan Mahasiswa
Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah mengadakan diskusi internal
yang di agendakan oleh bidang Pendidikan dan Penalaran, Diskusi tersebut
bertema "RUU KETAHANAN KELUARGA USIK PRIVASI?", tema tersebut cukup
mampu menarik anggota Himpunan Mahasiswa Bima untuk ikut berpartisipasi
didalamnya, serta di dukung oleh seorang pemantik luar biasa dari anggota
bidang Pendidikan dan penalaran itu sendiri, dia adalah mahasiswa dari jurusan
hukum Kelurga Islam (HKI) yang bernama Muhammad Ramdani. Ia cukup memahami
beberapa materi tentang Hukum kelurga sehingga saling berkaitan dengan tema
diskusi yang di adakan, karena itu ia mampu menguasai materi diskusi serta
dapat memahamkan beberapa anggota yang hadir.
Diskusi tersebut dimulai sekitar pukul 10 pagi
hingga 2 jam setelahnya, yang di moderatori oleh salah satu anggota HMB juga yaitu saudari Putri Karimah, dia adalah seorang mahasiswi
jurusan hukum tata negara sehingga di percaya mampu memimpin diskusi tentang
RUU yang berkaitan dengan hukum dengan baik. Agenda
diskusi tersebut berjalan dengan lancar, dapat dilihat dari banyaknya anggota
yang berantusias bertanya, menanggapi serta menyanggah materi selama diskusi
berjalan.
Materi yang disampaikan juga cukup memahamkan dan menambah wawasan
baru bagi anggota Himpunan Mahasiswa Bima, karena dengan adanya diskusi
tersebut anggota Himpunan Mahasiswa Bima bisa lebih paham tentang RUU Hukum
keluarga yang baru saja di sahkan oleh pemerintah dan juga dapat menambah
pengetahuan anggota mengenai kasus-kasus baru yang hadir sekarang, sehingga
anggota HMB tidak hanya menjadi mahasiswa apatis terhadap isu-isu baru
melainkan juga mampu menanggapi kasus-kasus yang ada dengan adanya diskusi
tersebut.
Diskusi tersebut diakhiri dengan beberapa kata yang disampaikan
oleh ketua umum serta foto bersama untuk menyimpan momen kebersamaan dengan
anggota HMB. (Liputan HMB).


Komentar
Posting Komentar