Oleh: Yadi Darmawan
Usaplah lukamu dengan kapas
tutupilah lukamu dengan perban
Bersikanlah darah yang bercucuran di wajahmu
Tersenyumlah dengan hal itu, karna itu adalah zihad fi sabilillah
Di akhir bulan suci
Kalian harus menerima luka akibat ulah zionis
Darah-darah mengalir di wajahmu
Solat berjamaah di bubarkan, perempuan, anak kecil terus di tindas
Di bulan suci pun kalian tetap di tindas
Di sini suara petasan mulai bergemuruh di atas langit
Seolah memberi tanda bahwa hari raya sebentar lagi
Tapi kalian di sana terus bermain dengan
Suara ledakan bom dan tembakan
Menjelang hari raya
Orang-orang di sini sibuk menyiapkan cemilan
Dan membersihkan masjid-masjid
Tapi kalian di sana sedang sibuk melawan kekejaman zionis
Untuk tetap menjaga maszid Al Aqsha
Darah-darah terus mengalir di wajahmu
Peluru-peluru kejam terus menghantam kalian
Teruslah berjuang wahai kawan
Jangan pernah mundur dari barisan
Karna masih ada allah senjata mu paling ampuhDi sini kami hanya bisa membantu dengan doa
Teruslah berjuang walau nyawapun taruhanya
Karna yang kau jaga adalah kiblat umat islam
Tumpu 10 –mei-2021

Komentar
Posting Komentar