SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...
Himpunan
Mahasiswa Bima UIN Malang (HMB) melakukan aksi untuk membantu korban kebakaran
Desa Ngali, kecamatan Belo, Kabupaten Bima yang dilakukan pada tanggal 17 Mei
2020.
Kebakaran
yang terjadi pada hari jumat tepatnya tanggal 8 Mei 2020. Diduga karena arus
pendek listrik yang terjadi di salah satu rumah. Mengingat penduduk di sana
yang masih menggunakan rumah panggung mempercepat api untuk menyebar.
Mendengar
kabar tersebut Ketua Umum HMB beserta jajarannya melakukan rapat secara online
untuk menentukan aksi yang akan dilakukan. Setelah beberapa saat beradu
argument Ketua umum HMB menetapkan untuk memberikan bantuan kepada penduduk
korban kebakaran berupa sembako.
Open donasi
dilakukan melalui media online, dengan cara penyebaran poster melalui WA,
Facebook, dan Instagram. Uang dari hasil donasi terbeut dijadikannya sembako
sebanyak 36 bingkisan. “ Orang-orang di sana sudah banyak menerima bahan-bahan
makanan, mungkin salah satu bentuk donasi yang bisa diberikan berupa alat-alat
sholat” Ucap Senior HMB yang berdomisili di desa Ngali.
Penyerahan
bantuan diwakilkan langsung oleh ketua Umum HMB beserta jajarannya, tidak lupa
meminta kepada senior yang berdomisili di desa Ngali untuk mempermudah jalannya
pemberian bantuan tersebut.
Mengingat
Ketua beserta jajarannya berdomisili di tempat yang berbeda-beda, maka titik
kumpul langsung ditetapkan di desa Ngali. “Keberangkatan diusahakn dimulai
sekitar jam 8 pagi mengingat jarak masing-masing dari anggota terbilang cukup
jauh” Ucap Ketua Umum HMB
Dalam proses
pemberangkatan ketua Umum membaginya dalam 3 kelompok pemberangkatan, yaitu:
(1) kelompok pertama yang berangkat dari kota Bima. Start jam 8 dan sampai di
desa Ngali jam 9; (2) kelompok ke-dua yang berngkat dari dompu. Start jam 8 dan
sampai di desa Ngali jam 9.50; (3) dan kelompok ke-tiga yang berangkat dari
sape start jam 7 dan sampai di desa Ngali jam 11.
Sesampainya di desa Ngali, ketua
beserta jajarannya yang dikawal oleh senior asli Ngali langsung memberikan
bantuan kepada warga berupa sembako sebanyak 36 bingkisan. Tidak lupa melakukan
dokumentasi sebagai bukti pemberian donasi kepada warga dan keluarga besar HMB.
Pemberian barang ini harus antri karena banyak dari pihak lain yang memberikan
bantuan. Setelah diberikan bantuan, ketua Umum HMB dan jajarannya langsung
bersiap untuk pulang.
“Kami merasa
bersyukur dapat memberikan bantuan kepada masyarakat Ngali, dengan bantuan ini
kita bisa berbagi meringankan beban korban kebakaran. "Semoga dengan
ini kita semua menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa dan Negara” Ucap
Ketua Umum HMB.

Komentar
Posting Komentar