SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...
Rapat Kerja: Mengembangkan Eksistensi Organisasi dalam Membangun Karakter Pemimpin yang Berintelektual
![]() |
Sabtu (9/2) lalu
telah dilaksanakan Rapat Kerja Himpunan Mahasiswa Bima periode kepengurusan 2018/2019 di ruangan 222 gedung B UIN Maliki Malang. Dihadiri oleh jajaran pengurus, periode 2018/2019, angkatan 2018, serta
domisioner HMB. Selain itu Pembina HMB Uin Malang atau yang mewakili, yaitu
Ustazah Laili juga diundang dalam rapat kerja kali ini. Rapat kerja ini bertujuan untuk memaparkan seluruh Program Kerja HMB UIN Malang dengan harapan seluruh komponen organisasi
memahami kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam satu periode kedepan, terdapat tolak
ukur tertentu dalam setiap prosesnya. Selain itu, Rapat kerja juga menjadi ajang untuk saling memberikan rekomendasi
terkait program kerja yang akan dilaksanakan sehingga tercipta iklim sinergitas
di HMB. Semua orang yang hadir dapat mengeluarkan kritik dan
pendapat secara bebas karena ini adalah forum bersama, tanpa melupakan aturan
dan norma rapat yang berlaku.
Rapat Kerja dimulai pada pukul 10.00 WIB oleh Yana sebagai Master of Ceremony (MC) pada kegiatan tersebut. Selanjutnya yaitu sambutan
oleh ketua umum HMB terpilih periode 2019, Mirham Imamsyah. Sambutan domisioner
HMB selanjutnya diwakili oleh saudara Suhardin.
“Banyak organisasi daerah
yang tidak aktif dikarenakan kurangnya komunikasi antar sesama pengurus.
Komunikasi tidak hanya sebatas pada saat acara, tetapi komunikasi dapat
dilakukan kapanpun dan dimanapun,” ungkap saudara Suhardin dalam sambutan
singkatnya. Selanjutnya ada sepatah dua
patah kata dari Ustazah Laili.
“Mencari ilmu itu tidak hanya
terbatas saat di kelas saja. Kita bisa mencari ilmu dimanapun. Contohnya pada
saat kegiatan ini,” ujar beliau antusias. Beliau juga berkata sangat senang
dapat turut hadir dalam kegiatan HMB seperti ini, kegiatan yang semoga saja
dapat membawa manfaat untuk kita semua. Acara formal kemudian berakhir pada
pukul 11.47 WIB dan ditutup dengan do’a oleh saudara Ardiansyah.
Selanjutnya adalah acara
inti pada kegiatan tersebut, yaitu pemaparan program kerja dari tiap bidang HMB
yang dilakukan dengan cara teknis persidangan, sehingga adanya presedium 1,
presidium 2, dan presidium 3. Rapat kerja diawali dengan presentasi dari bidang
Badan Pengembangan Organisai atau yang kerap disebut BPO. Kemudian dilanjutkan
dengan bidang Keagamaan. Memasuki waktu zuhur, sidang di-pending untuk melakukan
shalat zuhur. Pemaparan selanjutnya dari bidang Jurnalistik, Kewirausahaan,
Pendidikan dan Penalaran (DIKNAL), Minat dan Bakat, dan diakhiri oleh Badan
Pengurus Harian (BPH) yang terdiri dari Bendahara, Sekretaris, dan Ketua Umum
secara terurut.
Rapat kerja berlangsung
dengan lancar. Seluruh
peserta rapat kerja aktif memberikan saran dan masukan kepada setiap bidang
yang memaparkan program kerjanya. Meskipun rapat kerja tergolong ke dalam
salah satu rapat yang cukup formal, gelak tawa kerap kali terdengar untuk
mengurangi ketegangan dan kelelahan. Acara diakhiri pukul 21.21 WIB dengan
peresmian program kerja dari masing-masing bidang.
Setelah diadakannya Rapat Kerja ini diharapkan
seluruh pengurus beserta masyarakat HMB untuk bersikap kooperatif dalam setiap program kerja yang ada. Tidak hanya fokus dengan masing-masing bidangnya saja. Selain itu,
dalam penyusunan program kerja, hal-hal fundamental yang harus diperhatikan
ialah tentang kualitas program kerja, bukan kuantitasnya. Jadi ini tentang bagaimana
kita melaksanakan program kerja, bukan program kerja apa yang kita laksanakan. Karena sejatinya kita adalah satu HMB, bersama-sama
bersinergi untuk membangun HMB lebih baik.

mantap cantik kuuu
BalasHapus<3 hehehehehew
Hapus