SUKSES!! HMB UIN Malang Berhasil Mengadakan Gelar Seni Budaya 2025 dengan tema "Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia” Desember 20, 2025 Modernisasi yang melaju pesat kerap menempatkan tradisi pada posisi pinggir. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal sering kali dianggap usang, tidak relevan, bahkan tertinggal. Padahal, tradisi justru menyimpan identitas, kearifan, dan ruh kebudayaan yang menjadi fondasi keberlanjutan suatu masyarakat. Kesadaran inilah yang tercermin dalam Gelar Seni Budaya Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan pada 15 November di Auditorium Kampus 2 UIN Malang, dengan tema “Revitalisasi Nilai Tradisi Menuju Kebangkitan Seni dan Budaya Bima di Indonesia.” Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga medium reflektif untuk menegaskan kembali eksistensi budaya Bima dalam lanskap kebudayaan nasional. Melalui tarian tradisional, musik daerah, busa...
DARI HMB UNTUK DESA
By: Liputan HMB UIN
Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa dewasa ini banyak orang cenderung tidak peduli dengan penghijauan, hal tersebut dikarenakan masih minimnya pengetahuan atau sosialisasi seputar penghijauan. Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang seharusnya dilaksanakan dalam menangani krisis Iingkungan yang terjadi akhir-akhir ini.
Kebanyakan orang beranggapan bahwa penghijauan itu identik dengan menanam pohon dalam lingkup yang besar. Padahal, dengan menanam bibit-bibit disekitar kita itu sudah termasuk penghijauan dan tentunya akan bermanfaat bagi lingkungan. Bayangkan bibit-bibit yang kita tanam sekarang akan menyumbangkan oksigen dalam beberapa puluh tahun kedepan.
Mengingat betapa pentingnya penghijuan serta mahasiswa sebagai agent of change ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan bumi ini, salah satunya adalah dengan melakukan penghijauan. Dalam hal ini anggota Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) Universitas islam negeri Malang melaksanakan kegiatan penghijauan, bertepatan pada hari minggu(18/03) di daerah perumahan pondok mutiara asri desa Bandulan
Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit. Sebagian anggota HMB menggunakan kendaraan bermotor dan sisanya menggunakan angkutan grab. Jalan yang ditempuh cukup sulit dengan jalan yang kecil dan sedikit terjal. Setelah sampai, kami disambut oleh bapak Muhammad Fauzi Ahmad (Pembina HMB UIN) beserta keluarga dan langsung disugugi cemilan dan buah-buahan. Kami sempatkan ramah tamah dengan beliau sekeluarga sebelum bertandang ke lokasi penghijauan.
Lokasi penghijauan berada di sekitar kompleks perumahan pak Fauzi. Kami berjalan kurang lebih lima menit dari rumah beliau. Di lokasi, sudah banyak warga yang tengah menanam bibit-bibit. Karena jumlah kami yang relatif banyak, maka akan terlihat bergerombol jika semuanya berada pada suatu tempat, terlebih para perempuan. Oleh sebab itu kami diberikan tugas yang berbeda-beda. Ada yang membantu warga menanam bibit, memindahkan bibit ke lokasi, meliput kegiatan, dan sebagainya.
Kegiatan ini sangat menyenangkan, karena kami bisa belajar bagaimana caranya menanam pohon, memilih tempat yang subur, dan sebagainya. Pelajaran tidak hanya di dalam ruang perkuliahan, kan? Penghijauan juga merupakan pembelajaran yang bermanfaat. Ditambah lagi kami dapat bersosialisasi dengan warga sekitar. Salah satunya adalah Bapak Fulan(lupa namanya), beliau adalah salah satu warga yang turut aktif dalam kegiatan kemarin. Dan secara kebetulan, beliau juga pernah menetap di Bima tepatnya di Sape hingga tahun 2003. Beliau telah menyelesaikan studinya di Universitas Brawijaya.
"Iya saya juga paham bahasa Bima," tambah beliau diselingi tawa.
Setelah dirasa cukup pohon di lokasi pertama, kami pindah ke lokasi berikutnya yang terletak tidak jauh dari lokasi pertama. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 11 WIB. Setelah semua rampung, kami kembali ke rumah pak Fauzi untuk beristirahat, kembali kami disugukan makan siang khas daerah Bima. Sungguh kegiatan yang menyenangkan.
Moment berharga hari itu kami akhiri dengan berpose bersama. Selesai sudah kegiatan HMB pada hari itu, kami menempuh perjalanan kembali ke UIN dalam waktu yang relatif sama. Datang dengan hati yang senang dan kembali dengan riang gembira. Suatu pengalaman yang menarik dalam proses perjalanan hidup ini. Satu hal yang perlu kita sadari bahwa manusia adalah makhluk sosial namun tidak semua memiliki jiwa sosial, maka menjadi kesyukuran ketika kita mampu berbuat untuk orang lain disekitar kita.
Akhirya kami khaturkan ucapan terimakasih kepada segenap warga maupun domisioner Himpunan Mahasiswa Bima yang telah berpartisipasi atas kegiatan tersebut, terlebih kepada bapak Fauzi selaku pembina HMB. Semoga lekas sembuh. aamiin. HMB LEBIH BAIK.

Komentar
Posting Komentar